اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.(QS.2:15)

اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ

Kata Alloohu adalah Mubtada’, dan fi’il Mudhari yastahzi’u adalah Khobarnya, dan Jar Majrur bihim dalam posisi Nashob menjadi Maf’ul dari fi’il Mudhari yastahzi’u, susunan kalimat yang seperti ini dinamakan Jumlah Ismiyah yakni susunan kalimat yang terdiri dari Mubtada’ dan Khobar.

وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

Huruf Athaf Wawu mengathafkan kalimat sesudahnya kepada kalimat sebelumnya, dan kata yamuddu adalah fi’il Mudhari yang didalamnya ada Fa’ilnya dan kata hum adalah Maf’ulnya, dan kata fiithughyaanihim adalah Muta’aliq/berhubungan dengan kata yamuddu, dan fi’il Mudhari ya’mahuuna adalah Haal dari Dhomir hum.