أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لا يَشْعُرُونَ

Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar(QS.2:12)

أَلا إِنَّهُمْ

kata ‘alaa adalah huruf istifham, dan dhomir hum menjadi isimnya inna.

هُمُ الْمُفْسِدُونَ

Dua kata humul-mufsiduuna yang terdiri dari Mubtada’ dan Khobar ini menjadi Khobarnya inna, dan disamping itu Dhomir hum yang menjadi Mubtada’ itu bisa sebagai Dhomir pemisah, lantas almufsiduuna menjadi Khobarnya inna.

وَلَكِنْ لا يَشْعُرُونَ

Huruf Athaf Wawu mengathafkan kalimat sesudahnya kepada kalimat sebelumnya, dan kata laakin adalah huruf Istidrok/susulan, dan kata laa adalah Laa Nafiyah, dan kata yasy’uruuna adalah Fi’il Mudhari yang didalamnya ada Dhomir hum yang menjadi Fa’ilnya.

Iklan