إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.(QS.2:6)


إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا

Kata huruf inna itu mempunyai Isim dan Khobar, dan Isim Mausul al-ladziina dan fi’il madhi kafaruu yang menjadi Silahnya al-ladziina itu adalah menjadi Isimnya inna.

سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ

Kata sawaa’un adalah khobarnya inna dan Jar Majrur ‘alaihim adalah Muta’alliq dengan kata sawaa’un, dhomir him-nya kembali kepada al-ladziina kafaruu.

ءَأَنْذَرْتَهُمْ

Kata huruf a/hamzah berfathah adalah huruf Masdariyah dan Dhomir hum menjadi Maf’ul dari fi’il Madhi andzarta.

أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ

Fi’il Mudhari tundzir dijazemkan oleh huruf Jazel lam, dan Dhomir hum adalah Maf’ulnya, dan tiga kata tersebut diathafkan kepada kalimat sebelumnya oleh huruf Athaf am.

لا يُؤْمِنُونَ

Kata huruf laa adalah huruf Nafiyah yang artinya tidak/tiadalah, dan fi’il Mudhari yu’minuuna dengan kata Laa Nafiyah menjadi Khobar kedua dari kata huruf inna.