وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.(QS.2:4)


وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ

Huruf Athaf wawu mengathafkan kalimat sesudahnya kepada kalimat mimmaa rozaqnaahum yunfiquuna, dan disitu kata al-ladziina disebut Isim Mausul dan fi’il Mudhari yu’minuuna adalah Silahnya al-ladziina, dan di dalam fi’il Mudhari yu’minuuna itu ada Fa’il yakni hum/mereka yang kembali kepada al-ladziina.

بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ

Kata bimaa dan fi’il Madhi Majhul/pasif unzila itu dalam posisi Nasob menjadi Maf’ul kedua dari fi’il Mudhari yu’minuuna, dan Jar Majrur ilaika adalah Muta’aliq dengan fi’il unzila.

وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ

Huruf Athaf Wawu mengathafkan kalimat sesudahnya kepada kalimat maa unzila yang ada disebelumnya, dan kata unzila adalah fi’il Madhi Majhul Pasif, yang mana Jar Majrur min qoblika adalah muta’alliq dengan fi’il unzila.

وَبِالآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

Huruf Athaf wawu mengathafkan kalimat sesudahnya kepada kalimat al-ladziina yu’minuuna….., dan kata bil-aakhiroti dalam posisi Nasob adalah menjadi Maf’ul kedua yang didahulukan dari fi’il Mudhari yuuqinuuna.

PENJELASAN TAFSIR:

Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.(QS. 2:4)


وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

Keempat: Beriman kepada kitab-kitab yang telah diturunkan-Nya, yaitu beriman kepada Alquran dan kepada kitab-kitab yaitu Taurat, Zabur, Injil dan sahifah-sahifah yang diturunkan kepada nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad saw. Beriman kepada Kitab-kitab dan sahifah-sahifah tersebut berarti beriman pula kepada para rasul yang telah diutus Allah kepada umat-umat yang dahulu dengan tidak membedakan antara seseorang pun dengan yang lain dari rasul-rasul Allah itu.
Beriman kepada Kitab-kitab Allah merupakan salah satu sifat dari orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang beriman, waris-waris para nabi. waris ajaran-ajaran Allah baik orang-orang dahulu, maupun orang-orang sekarang sampai akhir zaman. Sifat ini akan menimbulkan rasa dalam diri seseorang muslim bahwa mereka adalah umat yang satu, agama mereka adalah satu yaitu agama Islam. Tuhan yang mereka sembah ialah Tuhan Yang Maha Esa, Pengasih lagi Penyayang kepada hamba-hamba-Nya. Sifat ini akan menghilangkan dalam diri seseorang muslim, semua sifat menyombongkan diri, rasa golongan, rasa kedaerahan dan perasaan kebangsaan yang berlebih lebihan.